Ketika satu
Dalam Petikan
Biarlah Remuk
Dalam sedalamnya
Sejuta rasa tak terbendung
Melepaskan lara dalam duka yang dalam
Dalam duka senyumpun tak terasa indah
Tangis terasa nikmat
Dalam pejaman mata
Yang terlihat hanya sang kekasih
Yang tak mungkin aku rengkuh
Biarlah sesaat aku merasakannya
Walau hanya sesaat
Terasa tak dapat aku lupakan
Aku pejamkan jika ingin melihatnya tersenyum
Biarkan kita diam tapi ikatan itu terlalu kuat tuk di lepaskan
Rasa itu terlalu dalam tuk membuang
Hati itu telah tertutup oleh rasa indah
Yang tak mungkin dapatkan dari yang lain
Hanya dariNYA akhirnya semua dapatkan
Karna semua dariNYA
Akan kembali padaNYA
Kekasihku
Aku merindukanmu




